Aplikasi Karya Anak Bangsa yang Siap Mendunia


Karya-karya anak bangsa tidak kalah dengan karya-karya dari luar negeri, terbukti beberapa pembuat game dunia seperti Square Enix dari Jepang rela mendirikan kantornya di Indonesia untuk menjaring karya-karya anak Indonesia. Alasan mereka simpel, karya-karya anak Indonesia unik, kreatif, inovatif, dan bisa diterima oleh masyarakat dunia.

Begitu juga dengan vendor-vendor dunia, sering mengadakan acara pencarian dan lomba pembuatan aplikasi tingkat nasional dan dunia di Indonesia. Tentu acara ini sangat dinantikan oleh anak-anak muda yang suka mengotak-atik aplikasi dalam berbagai kategori yang sudah ditentukan oleh panitia yang nantinya akan diaplikasikan ke dalam berbagai sistem operasi yang sudah ada saat ini.

Berikut ini 11 aplikasi karya anak bangsa yang siap mendunia melalui ajang Djarum Black Apps Competition :

1. Tutwuri
Aplikasi karya dari Maximillian Audrey ini digunakan untuk mencari informasi seputar beasiswa bukanlah pekerjaan mudah, ibarat mencari jarum dalam tumpukan jerami. Berangkat dari pengalaman susahnya mencari informasi tentang beasiswa, Maximilian mencoba memberikan ide terbaiknya dalam rangka ingin membantu teman-teman lainnya melalui aplikasi Tutwuri yang dicetuskannya. Tutwuri adalah aplikasi mobile yang berfungsi untuk membantu teman-teman yang sedang mencari beasiswa. Dengan berbekal database tentang beasiswa, profil pengguna, fitur sosial, dan logika untuk menyamakan profil dengan info beasiswa yang tersedia, Tutwuri diharapkan akan menjadi media pembantu bagi teman-teman pencari beasiswa.

2. Silat Academy
Aplikasi game karya Ias Ari Mahaputra Naibaho, Silat Academy adalah game cerdas dimana pemain bermain sambil mengasah otak. Berbekal gameplay yang sederhana dan menarik, permainan Silat Academy mengharuskan pemain untuk berhitung (dengan cara mengumpulkan angka-angka yang jatuh dari langit) guna mencapai angka yang diminta oleh sang guru dan mengumpulkan skor sebanyak-banyaknya sebelum waktu permainan habis.

3. Celia
Aplikasi karya Fahri Ali Imran. Celia adalah aplikasi wajib bagi para pengguna kendaraan bermotor. Dilengkapi dengan fitur traffic management center yang terpadu, pengguna dapat melihat kondisi jalanan secara realtime. Celia juga dilengkapi dengan fitur penghitung pengunaan bensin dan jarak yang ditempuh. Kelebihan Celia juga ditambah dengan adanya fitur informasi seputar data-data kendaraan, sehingga pengguna pun dapat lebih mengenal profil kendaraannya. Tidak cukup itu saja, Celia juga menerapkan teknologi untuk pengguna yang sering melakukan iring-iringan, sehingga tidak ada lagi yang namanya kehilangan saat melakukan iring-iringan.

4. Dokutown
Aplikasi karya Fikri Firdiansyah. Jual beli barang online akan menjadi lebih seru dan menarik dengan Dokutown. Dokutown adalah aplikasi yang diperuntukkan bagi orang-orang yang ingin melakukan transaksi jual dan beli. Dikemas dalam sebuah kota, pengguna aplikasi dapat menyewa tempat / lahan untuk berjualan secara online, disisi lain pengguna juga bisa berbelanja online dengan cara menelusuri toko-toko yang ada dalam kota tersebut. Dokutown, dilengkapi dengan banyak fitur, mulai dari fitur-fitur yang khusus diperuntukkan bagi pengguna yang ingin menjual barang dagangannya, statistik pengunjung dan aktifitas transaksi jual beli hingga fitur-fitur yang diperuntukkan bagi pengguna yang hanya ingin berbelanja. Dokutown diharapkan membawa nafas baru bagi para penggemar online shopping dan bagi para pedagang online.

5. Smurt
Aplikasi karya Padhu Waskitha Adiraharja. Smurt adalah aplikasi yang diperuntukan bagi setiap orang yang membutuhkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang ada. Berbasis komunitas, aplikasi Smurt mengandalkan jawaban dari pengguna Smurt lainnya. Smurt sendiri dilengkapi dengan fitur tanya jawab, kategori pertanyaan, mesin pencari berdasarkan kata kunci, penilaian terhadap pengguna yang memberikan jawaban, dan status pertanyaan terkini yang paling banyak dibicarakan. Dengan demikian, Smurt diharapkan dapat menjadi solusi bagi setiap orang dalam mencari jawaban dari setiap pertanyaan.

6. Wisdomp
Aplikasi karya Danu K Wardhana. Wisdomp adalah aplikasi yang diperuntukkan bagi setiap orang yang ingin aktifitas keuangan sehari-hari nya termonitor dengan baik. Tidak lain tujuan dari aplikasi Wisdomp adalah untuk menghindari besar pasak daripada tiang. Dilengkapi dengan fitur pencatatan keuangan (pemasukan & pengeluaran), kategori, statistik, histori, dan juga status terakhir keuangan, diharapkan Wisdomp bisa menjadi aplikasi keuangan yang praktis dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

7. Kuda Lumping
Aplikasi game karya dari Apris Sugianto Sudrajat. Berbekal cinta akan budaya nasional, Apris Sugianto Sudrajat memiliki keinginan untuk mensosialisasikan kuda lumping sebagai salah satu budaya nasional melalui permainan yang lucu dan menarik. Sesuai dengan judulnya Kuda Lumping (The Mystic Dance), Kuda Lumping akan beraksi saat disusupi oleh mahluk halus, demikian pula dengan gameplay Kuda Lumping ini. Pemain harus menangkap hantu-hantu yang berkeliaran dan menariknya masuk kedalam Kuda Lumping (drag & drop). Selain hantu-hantu, game juga menyediakan sesajen sebagai tambahan point atau waktu permainan. Game Kuda Lumping (The Mystic Dance) diharapkan akan menjadi sosialisasi budaya indonesia di dunia internasional.

8. Health Supporter
Karya dari Tirta Adi Gunawan. Health Supporter adalah aplikasi yang diperuntukkan bagi para penderita kanker. Tujuan utama dari aplikasi ini adalah membangun semangat hidup para penderita kanker. Quotes (kutipan-kutipan), Tips, dan Group yang bertemakan tentang mengatasi kanker diharapkan bisa memotivasi penderita kanker dalam menghadapi penyakitnya. Selain itu, Health Supporter juga dilengkapi dengan fitur sosial dengan tujuan agar bisa berkomunikasi melalui fitur comment dan bisa saling berbagi kutipan dan tips melalui Facebook dan Twitter.

9. BloodMob
Aplikasi karya dari Sandy Colondam. BloodMob adalah aplikasi mobile yang berfungsi untuk membantu dan mempermudah teman-teman mencari pendonor darah dan orang-orang yang membutuhkan darah. Dengan bantuan Location Based Service (LBS) pada aplikasi, pengguna aplikasi akan lebih mudah dalam pencarian sesuai dengan lokasi pengguna saat ini. BloodMob dilengkapi juga dengan fitur sosial agar pengguna dapat lebih mudah berkomunikasi dengan pengguna lainnya. Selain itu BloodMob juga terhubung dengan Facebook & Twitter. BloodMob juga memberikan informasi-informasi yang menarik seputar golongan darah kepada pengguna.

10. Zigna
Aplikasi karya Cepi Burhan. Zigna adalah aplikasi yang diperuntukkan bagi para penderita penyakit yang sering lupa minum obat. Fungsi utama dari Zigna adalah untuk mengingatkan penderita untuk meminum obat. Dibekali dengan fitur informasi seputar obat-obatan, data penderita dan obat-obatan yang dikonsumsi, Zigna diharapkan tidak hanya sebagai aplikasi pengingat saja, tapi juga sebagai aplikasi yang menyadarkan penderita tentang pentingnya minum obat dan menjaga kesehatan.

11. Emba
Aplikasi karya dari Yonas Rahendanu.Dalam keadaan darurat dibutuhkan tindakan yang cepat dan tepat, itu adalah prinsip dasar dari ide aplikasi Emba. Emba adalah aplikasi sederhana yang memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mempersiapkan diri apabila pengguna mengalami keadaan darurat. Dengan menyediakan fitur-fitur darurat seperti ; kirim otomatis pesan darurat dan lokasi pengguna terkini melalui SMS, Email, Facebook, dan Twitter, diharapkan penerima pesan yang sebelumnya sudah di set oleh pengguna dapat segera menolong pengguna aplikasi. Selain kirim otomatis pesan darurat, Emba juga menyediakan sarana untuk melakukan panggilan otomatis dan mematikan suara handphone. Cukup dengan menekan tombol darurat Emba pada layar home, maka aplikasi akan bekerja secara otomatis. Emba adalah aplikasi wajib bagi semua pengguna handphone.


Sumber: http://www.didno76.com
Bagikan :
Aristokrat Label: 18.30.00 0 komentar
Poskan Komentar
Sebelum Anda meninggalkan halaman ini, silahkan masukkan "KOMENTAR" Anda.

To topPage UpPage DownTo BottomAuto ScrollStop Scroll